Berita

Kementerian PUPR RI Selesaikan Penataan Dua Kawasan Kumuh di Kota Padang

Kamis, 08 April 2021 - 19:12
Kementerian PUPR RI Selesaikan Penataan Dua Kawasan Kumuh di Kota Padang Ilustrasi kawasan kumuh yang sudah dilakukan penataan oleh Kementerian PUPR RI (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMES KEDIRI, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI) tingkatkan kualitas kawasan kumuh di Kelurahan Batang Arau dan Seberang Palinggam Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Program penataan kawasan itu salah satunya dikerjakan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI dengan melibatkan peran aktif Pemerintah Daerah dan masyarakat di Kelurahan Batang Arau dan Seberang Palinggam. 

kawasan kumuh pupr 2

Kawasan yang dilintasi Sungai Batang Arau ini mayoritas penduduknya adalah nelayan. Kepadatan dan ketidakberaturan permukiman serta minimnya infrastruktur menyebabkan kawasan ini menyandang predikat kumuh.

“Konsep penataan kawasan disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemerintah Daerah,” kata Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono. 

Penataan kawasan kumuh Batang Arau dan Seberang Palinggam mulai dikerjakan Juli 2019 dan telah selesai pada Desember 2019. Saat ini kawasan tersebut menjadi tujuan  wisata yang representatif dan ikon kebanggaan wisata di Kota Padang. 

kawasan kumuh pupr 3

Penanganan Kawasan Batang Arau dan Seberang Palinggam bersumber dari APBN sebesar Rp 14,97 miliar untuk pekerjaan fisik dan Rp 466 juta untuk supervisi. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan pedestrian jalan utama sepanjang 1,6 km, plat duiker sebanyak 2 unit, jalan lingkungan sepanjang 293,3 meter, lampu taman 120 unit, dan pekerjaan bangku serta tempat sampah. 

Sebelumnya, Kementerian PUPR RI melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat, Ditjen Cipta Karya sejak April 2018 dan selesai akhir tahun 2018 juga telah mendukung penataan kawasan Batang Arau diantaranya berupa pembangunan jalur pejalan kaki, saluran/drainase, Taman Siti Nurbaya yang dilengkapi arena skateboard, tempat sampah, toilet umum, gapura, dan jalan lingkungan. 

Jarak tempuh menuju Kawasan Batang Arau sekitar 20 menit dari pusat Kota Padang dan 50 menit dari Bandara Minangkabau melalui jalur darat. Di samping kualitas lingkungan yang semakin meningkat, Kawasan Batang Arau yang tertata rapi menjadi potensi destinasi wisata yang akan mendorong peningkatan ekonomi lokal.

kawasan kumuh pupr 4

Di kawasan kumuh yang sudah di tata oleh Kementerian PUPR RI tersebut, terdapat Pelabuhan Muaro yang merupakan pelabuhan tertua di Kota Padang sehingga menyimpan potensi wisata sejarah. Selain itu juga sebagai lokasi legenda Siti Nurbaya yang ditandai dengan adanya Makam Siti Nurbaya dan Jembatan Siti Nurbaya. (*)

Pewarta :
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Kediri just now

Welcome to TIMES Kediri

TIMES Kediri is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.