Berita

Menko Luhut: Tata Kelola Air Jadi Kunci Keberhasilan Kawasan Food Estate di Kalteng

Rabu, 07 April 2021 - 07:10
78.88k
Menko Luhut: Tata Kelola Air Jadi Kunci Keberhasilan Kawasan Food Estate di Kalteng Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi sambutan saat meninjau lokasi pengembangan food estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESINDONESIA, KAPUAS – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, keberhasilan program strategis nasional pengembangan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa atau food estate, terletak pada tata kelola air, mulai dari hulu hingga hilir.

Pengembangan kawasan food estate tersebut dilakukan melalui rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi yang dibangun secara bertahap.

Hal itu dia sampaikan saat meninjau lokasi pengembangan food estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Selasa (6/4/2021).

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, Bupati Pulang Pisau H. Edy Pratowo, Bupati Kapuas Ben Brahim, Direktur Irigasi dan Rawa Ditjen SDA Suparji, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II Palangkaraya Dwi Cahyo Handono Setyawan, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng Hardi Siahaan, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalteng Yanuar Seto Nugroho, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI Krisno Yuwono.

Menko Luhut 1Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, saat meninjau lokasi pengembangan food estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Selasa (6/4/2021).(FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

"Tata kelola air yang sedang dikerjakan Kementerian PUPR, bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir dan dapat digunakan saat musim kemarau sebagai sumber pengairan," kata Menko Luhut. 

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan pengembangan food estate di Kalteng untuk tanaman padi di lahan aluvial seluas 165.000 hektare (ha) merupakan lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) dengan leading sector Kementerian Pertanian, dan telah dimulai sejak akhir September 2020. Pada tahap rehabilitasi dan peningkatan saluran irigasi di Blok A sekitar 2.000 ha, pengerjaan dilakukan guna memastikan saluran primer dan sekunder dapat mengalirkan air dengan baik.

Menko Luhut 2Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, saat meninjau lokasi pengembangan food estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Selasa (6/4/2021).(FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

Menteri Basuki menekankan pentingnya tata kelola air (water management) dengan tujuan untuk memastikan aliran air berjalan baik agar dapat mengurangi kadar keasaman yang ada di lahan rawa. "Pompa ditempatkan di titik-titik yang bisa menarik air dan agar ditambah. Ikuti aliran airnya pastikan berjalan," pesan Menteri Basuki.

Rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi Blok A seluas 38.631 ha di lokasi pengembangan Food Estate Kalteng telah dimulai konstruksinya sejak 28 September 2020, dengan kontrak tahun jamak 2020-2022 senilai Rp 738,04 miliar. Pekerjaannya dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya-Hutama Karya-Adipatria, KSO.

Menko Luhut dan BasukiMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono saat menjelaskan program pengembangan food estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Selasa (6/4/2021). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI).

Dari total luas lahan di Blok A tersebut, sebanyak 17.257 ha, irigasinya akan direhabilitasi dan 21.374 ha akan ditingkatkan kondisinya. Pada tahun 2020 rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi rawa wilayah kerja Blok A (DIR UPT Dadahup) seluas 2.000 ha (A1 & A5) telah selesai 100%.

Lingkup pekerjaan utamanya terdiri dari pekerjaan galian saluran sepanjang 177,25 km yang terdiri dari saluran primer pembantu (4,91 km), sekunder (21,06 km), tersier (48,70 km), kuarter (97,57 km), dan kolektor (5,01 km). Selain itu juga dilakukan pembuatan pintu air otomatis, box culvert, pompa tenaga matahari (surya) dengan debit 100.000 liter/hari, dan rumah pompa.

Pompa Air Tenaga SuryaIlustrasi tata kelola air di lokasi food estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

Kegiatan rehabilitasi & peningkatan jaringan irigasi rawa Blok A seluas 36.631 ha dilanjutkan pada tahun 2021 ini dengan progres sebesar 34.90%. Sedangkan untuk kegiatan bantuan Pembukaan Lahan (Land Clearing) seluas 740 ha, setelah dilakukan verifikasi dilapangan menjadi 722,45 ha (termasuk tanah restan) pada Blok A5, saat ini progresnya sudah tuntas 100% dan siap untuk pengolahan tanah.

Pompa Air Tenaga Surya 1Ilustrasi tata kelola air di lokasi food estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

Tri Suparwanto, salah seorang petani yang ditemui saat kunjungan tersebut menyatakan, dampak utama dari pengembangan food estate Kalteng yang telah dimulai adalah kembali aktifnya pertanian yang produktif. "Sebelum ada program ini, lahan sempat terlantar ditinggal transmigran. Sekarang luas tanam meningkat dari sekitar 150-200 ha menjadi 425 ha, dengan produksi sekitar 4-5 ton per hektar. Perbaikan jaringan irigasi juga berpengaruh terhadap pengendalian banjir yang sempat terjadi sampai 1 meter masuk rumah di tahun 2005," tuturnya (*)

Pewarta :
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Kediri just now

Welcome to TIMES Kediri

TIMES Kediri is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.