Seleksi di Kediri Diserbu Peserta, Timnas Minisoccer Cari Pemain Berkarakter
Timnas nasional Minisoccer Indonesia (Indonesia Football 7) berburu pemain potensial untuk memperkuat skuad timnas minisoccer ke ajang Intercontinental Cup Minisoccer
KEDIRI – Timnas nasional Minisoccer Indonesia (Indonesia Football 7) berburu pemain potensial untuk memperkuat skuad timnas minisoccer ke ajang Intercontinental Cup Minisoccer 2026 yang akan berlangsung di Italia.
Seperti diketahui, mantan pelatih timnas sepakbola Indonesia Shin Tae Yong turut menangani timnas minisoccer sebagai Direktur Teknik. Seleksi luar Jabodetabek digelar di empat kota dalam waktu yang hampir berdekatan. Seleksi di Yogyakarta berlangsung pada 23 Mei 2026, menyusul Malang di 14 Mei. Kediri dan Surabaya menjadi kota terakhir yang melangsungkan seleksi pada 25 Mei 2026.
Seleksi ini dipimpin langsung pelatih kepala Indonesia Football 7 Socrates Matulessy. "Di Kediri ada 65 peserta, terbagi menjadi 12 tim. Pesertanya paling banyak sebenarnya dari Kediri. Antusiasnya bagus," ujar Socrates, Senin, (25/05/2026).
Dari jumlah tersebut nantinya akan dipilih 15 orang untuk bergabung dengan timnas minisoccer. Socrates mengungkapkan pemain yang dibutuhkan adalah pemain layak untuk bermain bersama tim nasional, dari segi taktikal bermain, dari segi visi bermain, dari segi teknik. "Yang penting itu mereka punya attitude yang bagus untuk nasional," tambahnya.
Dalam proses seleksi, para pemain yang hadir diadu dalam mini game. Para pemain yang terpilih akan dibawa ke Jakarta untuk mengikuti seleksi lanjutan "Langsung game, biar langsung kelihatan potensinya," jelas Socrates.
Kediri sendiri dipilih sebagai salah satu lokasi seleksi bukan tanpa alasan. Menurut Socrates, antusiasme sepak bola di Kediri sangat bagus, selain itu juga ditunjang dengan fasilitas-fasilitas yang memadai.
Seperti diketahui seleksi di Kediri berlangsung di Inzia Minisoccer. "Contohnya lapangan, standarnya memang standar yang kita butuhkan. Kita di Italia pun main yang sama dengan standar di sini, 50 meter -30 meter. Itu mungkin salah satu faktor juga yang kita pilih kenapa Kediri," pungkas Socrates.
Sementara itu, perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer Saifurrahman Nur Hasan, menyebut terpilihnya Kediri sebagai lokasi seleksi menjadi momentum positif bagi perkembangan mini soccer di daerah.
Menurutnya, Inzia Mini Soccer sejak awal tidak hanya berorientasi komersial, tetapi juga ingin mendukung pembinaan atlet muda melalui berbagai kegiatan olahraga dan pencarian bibit pemain potensial.
“Kami ingin membantu teman-teman atau adik-adik yang ingin melanjutkan jenjang prestasi di mini soccer," ujarnya.
Saifurrahman menambahkan, pihaknya melakukan perawatan lapangan secara rutin agar kualitas rumput tetap terjaga sesuai standar pertandingan mini soccer nasional maupun internasional.
Inzia Mini Soccer Kediri sendiri memiliki ukuran Lapangan berukuran 30 x 50 meter dan menggunakan rumput sintetis dengan spesifikasi tingkat kerapatan (density) 16.000 dan tinggi rumput nya 6 sentimeter. Pihak pengelola juga mengklaim kualitas rumput setara dengan yang digunakan di fasilitas latihan klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

