Lewat Seni, Edukasi Anak-Anak Peduli Lingkungan dan Belajar Menabung
Ribuan anak-anak dengan semangat mewarnai bersama di Taman Brantas, Kota Kediri. Mereka berlomba, belajar, dan juga menabung dalam momen Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri, HUT ke-81 Republik Indonesia dan Hari Indonesia Menabung.
KEDIRI – Ribuan anak-anak dengan semangat mewarnai bersama di Taman Brantas, Kota Kediri. Bukan sekadar lomba mewarnai ribuan anak-anak itu juga sambil belajar mengenal lingkungan dan juga menabung dalam momen memperingati Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri, HUT ke-81 Republik Indonesia dan Hari Indonesia Menabung.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang hadir dan memberikan semangat kepada anak-anak menuturkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas. Namun juga sebagai ruang membentuk percaya diri anak-anak.
Melalui gambar yang diwarnai adalah salah satu sarana untuk mengenalkan nilai-nilai positif sejak usia dini. Seperti menjaga lingkungan dan menabung.
"Adik-adik jangan takut kalah dan salah. Terpenting adik-adik berani mencoba dan senang-senang di sini. Saya percaya setiap karya yang dihasilkan adik-adik ini luar biasa," ujarnya.
Melalui lomba mewarnai, Mbak Wali berharap anak-anak lebih peduli terhadap lingkungan. Hal ini dapat dimulai dengan membuang sampah pada tempatnya. Lalu juga memberikan pengetahuan bahwa sampah ini dapat bernilai ekonomi apabila diolah dengan baik. Setelah mengikuti lomba ini, anak-anak dapat menerapkan peduli lingkungan dan gemar menabung di kehidupan sehari-hari.
"Karena itu kita libatkan anak-anak TK karena kita ingin menanamkan nilai-nilai positif ini sejak dini. Di sini kita juga berkolaborasi dengan perbankan untuk mengajarkan anak-anak ini gemar menabung," ungkapnya.
Hal senada turut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Indun Munawaroh. Ia mengungkapkan, sangat penting bagi anak-anak itu mulai belajar memilah sampah. Terutama sampah organik dan anorganik.
"Kita ingin mengedukasi anak-anak sejak usia dini bahwa memilah sampah itu penting. Yang kedua, dari sampah-sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga, industri ataupun lainnya, itu punya nilai ekonomis. Dari nilai ekonomis itu, sampah yang dipilah dari organik ke anorganik bisa dijual ke bank sampah, yang bisa menghasilkan uang. Uang-nya bisa ditabung ke bank. Jadi ada keterkaitan antara dunia lingkungan dengan kegiatan menabung itu ada linearnya, ada hubungannya," tuturnya.
Sementara itu, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri menambahkan kegiatan Hari Indonesia Menabung ini serentak dilakukan seluruh OJK. Di Kota Kediri, OJK berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri yakni DLHKP melalui lomba mewarnai.
"Kita mengajarkan anak-anak ini untuk disiplin menabung sejak dini. Ada simpanan pelajar yang bebas admin dan sangat cocok untuk anak-anak membiasakan menabung," imbuhnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

