TIMES KEDIRI, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan sejumlah opsi untuk melancarkan serangan besar terhadap Iran menyusul kegagalan pembicaraan terkait program nuklir Teheran. Informasi tersebut dilaporkan CNN dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan internal di pemerintahan AS.
Sebelumnya, surat kabar The New York Times juga melaporkan bahwa perundingan yang digelar pekan lalu guna meredakan ketegangan dengan Iran tidak menghasilkan kesepakatan. Kegagalan tersebut disebut terjadi karena Teheran tetap menolak tuntutan yang diajukan Trump.
Dalam laporan yang terbit Rabu, disebutkan bahwa opsi yang kini masuk dalam pertimbangan Trump mencakup serangan udara terhadap para pemimpin dan pejabat keamanan Iran, serta serangan ke fasilitas nuklir dan lembaga-lembaga pemerintahan strategis Iran.
Meski demikian, Trump dikabarkan belum mengambil keputusan final. Ia disebut meyakini bahwa kehadiran kelompok penyerang Amerika Serikat yang sebelumnya telah dikirim ke kawasan tersebut akan memperluas pilihan militer yang tersedia bagi Washington.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa setelah ancaman Trump terhadap Iran mencuat, tidak ada kontak langsung yang signifikan antara kedua pihak dalam beberapa hari terakhir. Situasi ini semakin meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Hingga kini, Gedung Putih maupun otoritas Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan langkah militer tersebut. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran Usai Pembicaraan Nuklir Gagal
| Pewarta | : Imadudin Muhammad |
| Editor | : Imadudin Muhammad |