TIMES KEDIRI, MAJALENGKA – Di tengah hiruk-pikuk jagat media sosial di Kabupaten Majalengka, sebuah rumah sederhana yang disulap menjadi bangunan megah mendadak mencuri perhatian publik.
Warganet ramai menyebutnya 'Rumah Palsu', bahkan tak sedikit yang membandingkan kemewahannya dengan rumah Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM).
Dilansir dari yooutube Bongkotan Pring, Jumat (30/6/2026) julukan 'rumah palsu' bukan tanpa alasan. Dari kejauhan, hunian milik Pak Dadang ini tampak bak istana dengan ornamen megah dan detail arsitektur yang memikat mata.
Namun siapa sangka, di balik tampilannya yang elegan, mayoritas material bangunan rumah tersebut terbuat dari asbes atau panel GRC yang dibentuk dan dicetak sedemikian rupa untuk menyerupai material premium.
Justru di situlah letak keistimewaannya. Dengan kreativitas dan ketekunan, Pak Dadang berhasil mengubah keterbatasan menjadi keunggulan.
Bermodalkan dana sekitar Rp50 juta, ia mampu mewujudkan rumah berpenampilan mewah yang kini viral dan menjadi bahan perbincangan luas di media sosial.
Rumah unik ini berlokasi di Kampung Cikarang Maning, Desa Buninagara, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Sejak viral, banyak warga penasaran dan menyebut rumah tersebut sebagai simbol kecerdikan rakyat dalam menyiasati mahalnya biaya pembangunan rumah.
Fenomena Rumah Pak Dadang menjadi cermin bahwa kemewahan tak selalu identik dengan biaya fantastis.
Dengan ide kreatif, ketelitian, dan keberanian berinovasi, sebuah hunian sederhana bisa menjelma menjadi karya yang mengundang decak kagum, bahkan disebut-sebut mampu "mengalahkan" kemewahan rumah tokoh publik KDM.
Kisah ini bukan sekadar soal rumah yang viral, melainkan tentang daya cipta masyarakat lokal Kabupaten Majalengka yang membuktikan bahwa kreativitas adalah fondasi kemewahan sejati. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Rumah 'Palsu' Bermodal Rp50 Juta di Majalengka, Kemewahannya Disebut Lebihi Rumah KDM
| Pewarta | : Jaja Sumarja |
| Editor | : Ronny Wicaksono |